Marilah Kita Bersyukur
Prolog yang menyentak hati dan memaksanya menunduk, merenungi makna mendalam konsep sederhana yang acapkali terlupakan dengan beragamnya persoalan hidup dan kehidupan ini, muncul menjadi salam pembuka dari sebuah buku panduan tentang investasi reksa dana (Lihat, Eko Priyo Pratomo dan Ubaidillah Nugraha, 2009: Reksa Dana). Bersyukurlah bagi orang yang telah memiliki pekerjaan serta penghasilan yang mencukupi untuk kebutuhan hidup. Masih banyak orang lain yang tidak memiliki pekerjaan atau sudah mempunyai pekerjaan namun penghasilannya masih juga belum cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup, seperti pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan dan rekreasi yang wajar. Salah satu cara bersyukur atas rejeki yang diperoleh adalah dengan membelanjakannya secara terukur, dan menabungnya sebagian sebagai investasi untuk masa depan. Banyak orang mengeluh bahwa sejak mulai bekerja dengan penghasilan “pas-pasan” hingga bertahun-tahun kemudian dengan penghasilan yang terus meningkat, masih tetap juga tidak mampu menabung karena kebutuhan hidup terus meningkat. Ribuan hari dilalui dengan menyimpan keluhan bahwa penghasilan masih saja “pas-pasan” walaupun secara absolut penghasilan yang diterima jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.
Menyisihkan penghasilan untuk mendapatkan kelebihan dana agar bisa diinvestasikan memang memerlukan disiplin yang tinggi terkait dengan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari dan melekatnya kesadaran tentang ketidakpastian di masa mendatang. Berinvestasi mempunyai banyak maksud dan tujuan. Beberapa di antaranya diungkap Joko Salim (Lihat Joko Salim, 2010: 10 Investasi Paling Gampang dan Paling Aman) dapat dirinci sebagai berikut:
· untuk berjaga-jaga
· mendapatkan keuntungan
· mengalahkan inflasi
· memiliki kehidupan lebih layak, dan
· mempersiapkan dana pensiun
Istilah investasi itu sendiri memang seringkali menyiratkan tentang uang dalam jumlah besar dan jangka waktu lama. Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa menyisihkan dana sebesar Rp 3.000 setiap hari selama 10 tahun dengan hasil 10 % per tahun akan menghasilkan rejeki nomplok tak terkira banyaknya. Sebagian besar orang juga tidak mengetahui, bahwa pada dasarnya hukum investasi sangat sederhana, hanya menyangkut dana, waktu dan suku bunga (interest). Akan tetapi, salah satu penyebab ketidakpahaman masyarakat tersebut adalah minimnya dan tidak meratanya penyebaran informasi tentang investasi.
Jumlah penduduk lebih dari 230 juta jiwa dengan tingkat literasi investasi yang rendah menjadi satu faktor kelemahan pasar finansial Indonesia; yaitu, basis investor lokal yang belum mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Saat ini masih banyak calon investor lokal yang relatif masih buta investasi finansial. Sementara itu, bagi banyak calon pemodal yang memiliki jumlah uang relatif terbatas, tidak mempunyai cukup waktu untuk mengelola sendiri investasinya, sekaligus pengetahuan dan akses informasi tentang investasi pasar finansial terbatas, mereka memerlukan sarana tepat untuk berinvestasi. Jawabannya adalah reksa dana.
"dikutip dari www.untungadaosi.blogspot.com"
"makna hidup sejahtera adalah ketika kita mengalami kemajuan secara mental, spiritual, intelektual, sosial dan finansial dengan cara merubah pola pikir negatif menjadi positif, melepaskan semua keyakinan yang keliru dan kembali pada jalan Nya,menambah wawasan dan pengetahuan, menjalin hubungan sosial yang harmonis, secara sunatullah akan membuka pintu rezeki yang dapat menunjang finansial anda,mengalir bebas dlm keberkahan hidup sehingga kesejahteraan dapat menciptakan kehidupan bagi orang lain
Entri Populer
-
Hak Usaha adalah merupakan Hak yang diberikan oleh program OSI (One Solution Investment) kepada Orang yang telah terdaftar sebagai member ...
-
Reksadana: Alternatif Investasi Pemodal Kecil Yang Terhormat, theOSI-ers Punya uang terbatas tapi ingin merasakan gejolak pasar modal? Ata...
-
Menabung vs Investasi Apa bedanya menabung dengan investasi? Jika Anda sudah punya tabungan, apakah i...
-
Lima Persiapan Sebelum Investasi Semua pihak baik lembaga atau perorangan bisa berinvestasi. "I...
-
FORMULIR REGISTRASI ULANG ANGGOTA LAMA Registrasi Nomor : PSK-04/………/…………/…….. Yang bertanda tangan di bawah ini, Nama ( KK ) ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar